Sabtu, 19 Februari 2011

Main Skateboard Pake Jari (Fingerboard atau Techdeck )


Fingerboard atau Techdeck adalah sebuah miniatur skateboard lengkap; deck, griptape,trucks, bushing dan wheels yang dimainkan dengan menggunakan jari. Permainan jenis ini tengah digandrungi oleh anak-anak muda Ibukota. Selain mengasyikkan, permainan ini juga cukup mempunyai tantangan tersendiri, dengan berbekal Techdeck yang dapat kamu beli dengan mudah, kamu dapat mencoba permainan ini.

Di awal perkembangannya, Fingerboard dibuat secara home industry dan berfungsi sebagai key-chain(gantungan kunci) belaka. Adalah Lance Mountain yang mengembangkan Fingerboard sebagai sebuah hobby di akhir tahun 70'an. Namun baru sekitar tahun 90'an, Fingerboard disadari sebagai petensial produk yang menguntungkan dan diproduksi secara massal sebagai high-end collectibles toys.

Pemegang lisensi Fingerboard pertama kali dipublikasikan oleh oleh 
Bratz Toys, dimana permainan ini dilempar ke pasaran melalui sebuah Hong Kong - based toy company, yang bernama Prime Time Toys dan di design oleh Pangea Co.

Sebagian orang memilih bermain Techdeck daripada Skateboard sungguhan lebih dikarenakan alasan untuk menghindari resiko cidera. Adapun trik-trik yang digunakan sama persis dengan permainan Skateboard sungguhan, seperti Ollie from gary chin, etc

Fingerboard juga digunakan oleh pro-skaterboarders (pemain skateboard professional) sebagai 3-D visual model, untuk membantu memahami berbagai tricks dan manuver.

Perkembangan Fingerboard sendiri di Amerika tidak terlalu besar ketimbang di Eropa. Di Eropa Fingerboard justru berkembang dari sebuah hobby menjadi lifestyle untuk sebagian kalangan.

Nah, bagaimana dengan perkembangan Fingerboard di Tanah air? Meski terbilang trend baru, namun ketertarikan anak-anak muda Ibukota khusus nya, akan permainan ini cukup baik, tinggal diberdayakan saja semacam kompetisi-kompetisi rutin, maupun active-community yang mewadahi para Fingerboarder Ibukota, itu sudah cukup membantu perkembangan hobby yang satu ini lho... So it doesn't interesting you enough??










































sumber: kaskus us


0 comments:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost